WHO Memperingatkan 'Tsunami Kasus' dari Omicron

30 Desember 2021, 19:47 WIB
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Director-General of the World Health Organization (WHO) /IANS News/Dok. Prokerala

BULELENGPOST.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa Omicron yang lebih menular bersama dengan varian Delta yang beredar saat ini dapat menyebabkan "tsunami kasus".

Menurutnya hal ini dapat memberikan tekanan besar pada sistem kesehatan nasional.

Merangkum tanggapan WHO sejak awal pandemi Covid-19, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa dirinya sangat prihatin bahwa Omicron menjadi lebih menular, beredar pada saat yang sama dengan Delta - mengarah ke tsunami kasus.

Baca Juga: Tersisa 60 Kasus Aktif Covid-19 Provinsi Bali Kamis, 30 Desember 2021

"Ini dan akan terus memberikan tekanan besar pada petugas kesehatan dan sistem kesehatan yang kelelahan di ambang kehancuran dan sekali lagi mengganggu kehidupan dan mata pencaharian," kata Tedros dalam keterangan resminya pada Rabu, 29 Desember 2021 dikutip dari laman Prokerala.

Baca Juga: Update Kasus Covid-19 Provinsi Bali Kamis, 30 Desember 2021

Tedros mengulangi keprihatinannya atas narasi baru-baru ini bahwa Omicron telah menyebabkan penyakit yang lebih ringan atau kurang parah.

"Tapi kita merusak pihak lain pada saat yang sama itu bisa berbahaya. kita tidak boleh merusak berita buruk hanya dengan fokus pada berita baik," katanya.

Baca Juga: KEK Kesehatan di Bali : Bagus dan Mesti Sesuai Pariwisata Budaya Bali

"Kami tidak ingin masyarakat cepat puas, mengatakan ini tidak parah, ini ringan. Dan kami harus sangat berhati-hati dalam narasi itu," tambahnya.

Menurut Mike Ryan, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, meskipun Omicron terlihat lebih mudah menular, memiliki masa inkubasi yang lebih pendek, dan menyebabkan penyakit ringan, hal ini didasarkan pada sebagian besar populasi muda yang telah menginfeksi varian tersebut.

Baca Juga: Film yang Identik dengan Musim Liburan, Home Alone adalah Legend

Karena gelombang Omicron belum sepenuhnya terbentuk pada populasi yang lebih luas, Ryan mengatakan dia "sedikit gugup untuk membuat prediksi positif sampai kita melihat seberapa baik perlindungan vaksin akan bekerja pada populasi yang lebih tua dan lebih rentan".

Baca Juga: Lirik Lagu Bali Dagang Canang Sing Ngabe Bunga Ray Peni

"Saya pikir sangat penting selama beberapa minggu mendatang bahwa kami terus menekan transmisi kedua varian seminimal mungkin," tambahnya. ***

Editor: Putu Ariek Putra Wijaya Kusuma

Tags

Terkini

Terpopuler